Showing posts with label Networking. Show all posts
Showing posts with label Networking. Show all posts

Cara Konfigurasi Static Routing di Router MikroTik untuk Pemula (Step-by-Step)

Di dunia networking, menghubungkan dua jaringan yang berbeda itu ibarat membangun jembatan di atas dua pulau yang terpisah. Tanpa jembatan tersebut, paket data tidak akan tahu ke mana mereka harus pergi.

Nah, dalam postingan kali ini, saya ingin mendokumentasikan langkah sederhana melakukan cara konfigurasi static routing MikroTik. Tutorial ini sangat cocok bagi Anda yang sedang belajar static routing pemula karena konfigurasinya yang stabil dan mudah dipahami.

Apa Itu Static Routing?

Sederhananya, Static Routing adalah metode di mana kita sebagai Admin Jaringan menentukan secara manual jalur mana yang harus dilewati oleh sebuah paket data untuk mencapai alamat tujuan tertentu. Berbeda dengan dynamic routing, static routing tidak memakan banyak sumber daya CPU pada router Anda.

Persiapan Topologi

Sebelum eksekusi, pastikan Anda memiliki skenario dasar seperti ini:

  • Router A (Lokal): IP 192.168.1.1
  • Router B (Tujuan): IP 192.168.2.1
  • Gateway: Jalur penghubung antar router (misal: 172.16.0.2).
Cara konfigurasi static routing MikroTik
Diagram Topologi Static Routing MikroTik


Langkah-Langkah Konfigurasi (Via Winbox)

Jika Anda lebih suka menggunakan GUI agar lebih visual, silakan ikuti langkah-langkah tutorial MikroTik Indonesia berikut:

  1. Buka Winbox dan login ke Router MikroTik Anda.
  2. Masuk ke menu IP > Routes.
  3. Klik ikon Plus (+) berwarna biru untuk menambah routing baru.
  4. Dst. Address: Masukkan segmen IP network tujuan (Contoh: 192.168.2.0/24) .
  5. Gateway: Masukkan IP dari router tetangga yang menjadi pintu keluar (Contoh: 172.16.0.2) .
  6. Check Gateway: Pilih ping (Ini berguna agar router otomatis mematikan rute jika jalur fisik terputus).
  7. Klik Apply dan OK.

Konfigurasi Via Terminal (CLI)

Bagi Anda yang ingin lebih cepat melalui perintah baris, cukup buka New Terminal dan ketikkan perintah berikut:

/ip route
add dst-address=192.168.2.0/24 gateway=172.16.0.2 check-gateway=ping

Verifikasi: Apakah Berhasil?

Jangan langsung percaya begitu saja. Lakukan pengujian untuk memastikan koneksi antar jaringan sudah terhubung dengan baik:

  • Buka New Terminal.
  • Lakukan ping ke IP gateway tujuan: ping 192.168.2.1
  • Jika muncul status Reply, selamat! Konfigurasi Anda telah berhasil.

Catatan Penutup

Static routing memang terlihat melelahkan jika jaringannya sudah memiliki puluhan router. Namun, untuk skala kantor kecil atau laboratorium praktek, memahami Static Route adalah fondasi yang sangat penting sebelum melompat ke materi yang lebih kompleks seperti OSPF atau BGP.

Semoga catatan kecil dari perpustakaan pribadi saya ini bermanfaat buat teman-teman yang sedang berjuang di dunia IT! Jika ada kendala, silakan coret-coret di kolom komentar ya.

Konfigurasi VLAN pada Switch Huawei

  • Melihat informasi port vlan
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] display port vlan
  • Melihat informasi vlan
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] display vlan
  • Contoh cara membuat vlan
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] vlan 10
[HUAWEI-vlan10] description Private
[HUAWEI-vlan10] vlan 20
[HUAWEI-vlan20] description Public
[HUAWEI-vlan20] vlan 99
[HUAWEI-vlan99] description Management
[HUAWEI-vlan99] quit
[HUAWEI] quit
<HUAWEI> save
  • Contoh konfigurasi Port Trunk, Access, Hybrib
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] interface gigabitethernet 0/0/1
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/1] port link-type trunk
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/1] port trunk allow-pass vlan 1 10 20 99
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] interface gigabitethernet 0/0/2
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/2] port link-type access
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/2] port default vlan 10
<HUAWEI> system-view
[HUAWEI] interface gigabitethernet 0/0/3
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/3] port link-type hybrid
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/3] port hybrid pvid vlan 10
[HUAWEi-GigabitEthernet0/0/3] port untagged vlan 10
[HUAWEI-GigabitEthernet0/0/3] port tagged vlan 20
[HUAWEI] quit
<HUAWEI> save
  • next

Lupa Kata Sandi Untuk Login Port Console Switch Huawei

1. Login Melalui STelnet atau Telnet untuk Mengatur Ulang Kata Sandi Konsol

Metode ini lebih aman jika menggunakan STelnet (Secure Telnet) dan memerlukan akun dengan hak administrator.

Langkah-langkah:

  1. Login menggunakan STelnet: Gunakan STelnet V2 untuk keamanan yang lebih baik. Setelah berhasil login, lanjutkan dengan perintah-perintah berikut.
  2. Atur Kata Sandi Baru:
    • Mengatur mode otentikasi kata sandi:
      <HUAWEI> system-view
      [HUAWEI] user-interface console 0
      [HUAWEI-ui-console0] authentication-mode password
      [HUAWEI-ui-console0] set authentication password cipher Huawei@123
      [HUAWEI-ui-console0] return
      <HUAWEI> save
                      
    • Atau, untuk otentikasi AAA (dengan nama pengguna dan kata sandi):
      <HUAWEI> system-view
      [HUAWEI] user-interface console 0
      [HUAWEI-ui-console0] authentication-mode aaa
      [HUAWEI-ui-console0] quit
      [HUAWEI] aaa
      [HUAWEI-aaa] local-user admin123 password irreversible-cipher Huawei@123
      [HUAWEI-aaa] local-user admin123 service-type terminal
      [HUAWEI-aaa] local-user admin123 service-type http
      [HUAWEI-aaa] local-user admin123 privilege level 15
      [HUAWEI-aaa] return
      <HUAWEI> save
                      

2. Menghapus Kata Sandi yang Hilang Melalui Menu BootROM/BootLoad

Metode ini memungkinkan Anda untuk menghapus kata sandi konsol jika Anda tidak dapat mengakses switch menggunakan metode lain.

Langkah-langkah:

  1. Restart Switch dan Akses BootROM:
    • Hubungkan terminal Anda ke port konsol dan restart switch.
    • Ketika muncul pesan Press Ctrl+B to enter boot menu ..., tekan Ctrl+B dan masukkan kata sandi BootROM. Untuk switch tetap (fixed switch), Anda mungkin perlu menekan Ctrl+E.
    • Kata sandi BootROM bervariasi berdasarkan versi:
      • Switch Tetap:
        • Versi sebelum V100R006C03: huawei
        • V100R006C03 dan setelahnya: Admin@huawei.com
      • Switch Modular:
        • Versi sebelum V100R006: 9300
        • V100R006 dan setelahnya: Admin@huawei.com
  2. Hapus Kata Sandi Konsol: Dari menu BootROM, pilih Clear password for console user untuk menghapus kata sandi login konsol yang ada.
  3. Boot Switch: Pilih Boot with default mode dari menu BootROM untuk me-restart switch. Hindari memilih Reboot, karena hal itu tidak akan menghapus kata sandi.
  4. Atur Kata Sandi Baru: Setelah booting, login melalui port konsol, dan Anda tidak akan diminta untuk memasukkan kata sandi. Atur kata sandi baru sesuai kebutuhan layanan.

Catatan:

Jika switch Anda memiliki dua MPU (Main Processing Unit), lepaskan MPU cadangan sebelum melakukan metode BootROM, dan pasang kembali setelahnya untuk menyinkronkan konfigurasi dengan MPU aktif.

Daftar Tabel Subnet Mask Jaringan Komputer dari CIDR /32 sampai /8


Berikut adalah daftar tabel subnetmask semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat.

SUBNET MASK
CIDR
BINARY
HOST
255.255.255.255
/32
11111111.1111111.11111111.11111111
1
255.255.255.254
/31
11111111.11111111.1111111.11111110
2
255.255.255.252
/30
11111111.11111111.1111111.11111100
4
255.255.255.248
/29
11111111.11111111.1111111.11111000
8
255.255.255.240
/28
11111111.11111111.1111111.11110000
16
255.255.255.224
/27
11111111.11111111.11111111.11100000
32
255.255.255.192
/26
11111111.11111111.11111111.11000000
64
255.255.255.128
/25
11111111.11111111.11111111.10000000
128
255.255.255.0
/24
11111111.11111111.11111111.00000000
256
255.255.254.0
/23
11111111.11111111.11111110.00000000
512
255.255.252.0
/22
11111111.11111111.11111100.00000000
1024
255.255.248.0
/21
11111111.11111111.11111000.00000000
2048
255.255.240.0
/20
11111111.11111111.11110000.00000000
4096
255.255.224.0
/19
11111111.11111111.11100000.00000000
8192
255.255.192.0
/18
11111111.11111111.11000000.00000000
16384
255.255.128.0
/17
11111111.11111111.10000000.00000000
32768
255.255.0.0
/16
11111111.11111111.00000000.00000000
65536
255.254.0.0
/15
11111111.11111110.00000000.00000000
131072
255.252.0.0
/14
11111111.11111100.00000000.00000000
262144
255.248.0.0
/13
11111111.11111000.00000000.00000000
524288
255.240.0.0
/12
11111111.11110000.00000000.00000000
1048576
255.224.0.0
/11
11111111.11100000.00000000.00000000
2097152
255.192.0.0
/10
11111111.11000000.00000000.00000000
4194304
255.128.0.0
/9
11111111.10000000.00000000.00000000
8388608
255.0.0.0
/8
11111111.00000000.00000000.00000000
16777216

Daftar Service PORT TCP/UDP Pada Jaringan


Port
Protocol
Description
20
TCP
FTP Data Connection
21
TCP
FTP Control Connection
22
TCP
Secure Shell (SSH) Remote Login Protocol
23
TCP
Telnet Protocol
53
TCP
DNS
53
UDP
DNS
67
UDP
Bootstrap Protocol or DHCP Server
68
UDP
Bootstrap Protocol or DHCP Client
80
TCP
World Wide Web (HTTP)
123
UDP
Network Time Protocol (NTP)
161
UDP
Simple Network Management Protocol (SNMP)
179
TCP
Border Gateway Protocol (BGP)
443
TCP
Secure Socket Layer (SSL) Encrypted HTTP
500
UDP
Internet Key Exchange (IKE) Protocol
520
UDP
RIP Routing Protocol
521
UDP
RIP Routing Protocol
646
TCP
LDP Transport Session
646
UDP
LDP Hello Protocol
1080
TCP
SOCKS Proxy Protocol
1701
UDP
Layer-2 Tunnel Protocol (L2TP)
1723
TCP
Point-To-Point Tunneling Protocol (PPTP)
1900
UDP
Universal Plug And Play (uPnP)
2828
TCP
Universal Plug And Play (uPnP)
2000
TCP
Bandwitdh Test Server
5678
UDP
MikroTik Neighbor Discovery Protocol
8080
TCP
HTTP Web Proxy
8291
TCP
Winbox
8728
TCP
API
20561
UDP
MAC Winbox
/1
  ICMP
/4
  IPIP Encapsulation
/41
  IPv6 Encapsulation
/47
  General Routing Encapsulation (GRE) - Used for PPTP and EoIP Tunnel
/50
  Encapsulation Security Payload for IPv4 (ESP)
/51
  Authentication Header for IPv4 (AH)
/89
  OSPF Routing Protocol
/103
  Multicast | IGMP
/112
  VRRP

7 Model OSI Layer




1. Physical Layer
Merupakan layer yang paling sederhana, berkaitan dengan koneksi antar peralatan. Mentransmisikan Data Biner yang dikodekan melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver, dan konektor yang berkaitan dengah layer Physical.

Contoh Perangkat : Repeater, Hub, Multiplexer, TDR, Oscilloscope, Amplifier

2. Data-Link Layer
Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokan menjadi format yang disebut sebagai framne. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras, dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer2 beroperasi.

Contoh Perangkat : Bridge, Switch, ISDN  Router, Intelligent Hub, NIC, Advanced Cable Tester
Contoh Protokol : PPP, SLIP, SBTV, PPTP, VLAN, LLC, MAC

3. Network Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

Contoh Perangkat : Router, ATM Switch, Frame Relay Device
Contoh Protokol : IP, IPSec, ICMP, IGMP, RIP, OSPF, ARP, IS-IS

4. Transport Layer
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (Acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.

Contoh Perangkat : Gateway, BRouter
Contoh Protokol : TCP, UDP, SCTP, DCCP, ARP, RARP, SPX, NetBIOS, NetBEUI

5. Session Layer
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

Contoh Perangkat : -
Contoh Protokol : Named Pipes, NetBIOS, SAP, Half-duplex, Full-duplex, Simplex, RPC, SOCKS

6. Presentation Layer
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.

Contoh Perangkat : -
Contoh Protokol : MIME, SSL, TLS, XDR, TDI, ASCII, MPEG, MIDI, EBCDIC

7. Application Layer
Menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.

Contoh Perangkat : -
Contoh Protokol : NNTP, SIP, SSI, DNS, FTP, Gopher, HTTP, NFS, NTP, DHCP, SMPP, SMTP, SNMP, Telnet, RIP, BGP, POP3